Info Lowongan Kerja PLN Surabaya Maret 2019

Inpost Berawal di akhir abad 19, bidang pabrik gula dan pabrik ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pebrik teh mendirikan pembangkit tenaga lisrik untuk keperluan sendiri
Antara tahun 1942-1945 terjadi peralihan pengelolaan perusahaan-perusahaan Belanda tersebt oleh Jepang, setelah Belanda menyerah kepada pasukan tentara Jepang di awal Perang Dunia II
Proses peralihan kekuasaan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II pada Agustus 1945, saat Jepang menyerah kepada Sekutu. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pemuda dan buruh listrik melalui delagasi Buruh/Pegawai Listrik dan Gas yang bersama-sama dengan Pemimpin KNI Pusat berinisiatif menghadap Presiden Soekarno untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik Indinesia. Pada 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW.

Pada tanggal 1 januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Bada Pemimpin Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas yang dibubarkan pada tanggal 1 Januari 1965. Pada saat yang sama, 2 (dua) perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola tenaga listrik milik negara dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola gas diresmikan.
Pada tahun 1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 17, status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.
Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik, maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik bagi kepentingan umum hingga sekarang.
Saat ini, PLN membuka Lowongan Kerja BUMN sebagai:
  1. Pemeliharaan Transmisi dan Gardu Induk
  2. Pemeliharaan Distribusi Pemeliharaan Transmisi dan Gardu Induk
  3. Pemeliharaan Distribusi
  4. Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan
  5. Manajemen SDM dan Organisasi
  6. Pemeliharaan Transmisi dan Gardu Induk
  7. Pemeliharaan Distribusi
  8. Pemeliharaan Transmisi dan Gardu Induk
  9. Pemeliharaan Distribusi
  10. Lingkungan, K2, dan K3
  11. Akuntansi
  12. Pemasaran dan Pelayanan
  13. Pelanggan Administrasi SDM
Persyaratan :
  1. Status belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani Diklat
  2. Prajabatan;
  3. Diutamakan Pria;
  4. Lulus S1/D-IV atau D-III dengan batas usia: a)  S1/D-IV : Kelahiran 1993 dan sesudahnya b)  D-III       : Kelahiran 1995 dan sesudahnya
  5. Indeks Prestasi Komulatif (IPK) :
  6. Akuntansi, Manajemen, Administrasi (Bisnis Pemasaran, Perusahaan, Niaga, Perkantoran)   -  IPK ≥ 3.00
  7. T. Elektro, Elektronika dan  Instrumentasi, T. Lingkungan  dengan IPK ≥ 2.75
Tata Cara Pelamaran:
Pendaftaran Online dapat dilakukan di rekrutmen.pln.co.id paling lambat 23 Maret 2019
Untuk persiapan pendaftaran Online, peserta diharapkan dapat menyiapkan berkas dalam bentuk soft copy sebagai berikut :
  • KTP
  • Ijazah
  • Transkrip Akademik
  • Akte Kelahiran
Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

0 Komentar